Langsung ke konten utama

Postingan

Latihan Dasar Bela Diri Untuk Anak

Olah Raga Untuk Anak SD

COVID-19 DI INDONESIA DAN DAMPAKNYA TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN

Covid-19 masih saja jadi tema diskusi yang menarik karena dampaknya begitu luar biasa terhadap berbagai bidang kehidupan. Indonesia, mengalami banyak tantangan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Beragam kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah demi untuk menjaga hajat hidup warga negara Indonesia. ada dua kebijakang yang cukup penting dalam biang pendidikan yaitu para aktor pendidikan harus belajar dan mengajar dari rumah melalui jejaring internet serta dihilangkannya Ujian Nasional. Kebijakan tersebut, tentunya bukan perkara  tanpa alasan. UNESCO pun telah mendukung kegiatan belajar dari rumah. Karena itu, penting kiranya membahas persoalan pendidikan di tengah pandemi global Covid-19. ------- Berikut adalah review diskusi yang mengangkat tema : Covid-19 di Indonesia dan Dampaknya Terhadap Dunia Pendidikan. Beberapa point yang bisa diambil terkait dampak terhadap pendidikan diantaranya: *Dampak Negatif:* 1. Interaksi sosial terhambat. Jika bisanya guru, siswa, dosen, ma...

A - Y - A - M

Saat di perjalanan ke sekolah, Q : "Bun... ayam tulisannya A - M - A - M ya?" B : "Bukan...A - Y - A - M" Q : "Ih tapi kata temen aku A - M - A - M" B : "Atuh nanti dibacanya AMAM. Sok nanti kita cari tulisan ayam yang bener ya.." Akhirnya sepanjang jalan nunjukin kata AYAM. Sampai-sampai berhenti di sebuah tempat yang tulisan AYAM nya besar. Q : "Oooh..iya ya...A-Y-A-M" B : " Nanti temennya kasih tau ya nulis AYAM hurufnya apa aja" Q : "Iya bun" Keesokan harinya, mampir ke tukang bakmie.  Saat melihat kertas menu, Quin langsung tertarik membaca dan girang baget nemu kata AYAM. B : "Coba tulisan AYAM nya ada berapa? Q : " Satu..dua..tiga..empat..lima. Lima buun" Fix..tulisan AYAM nya terpecahkan. #cikiciiiiwww!!!

Hiking ZenaQuin 2022020

Sudah beberapa kali ZenaQuin bertanya, kapan hiking lagi?⁣ Akhirnya keinginannya hiking terkabul bertepatan dengan acara Pendas dan Latihan Alam Perisai Diri SMPN 2 Bandung di Kampung Cilembu, Sumedang. ⁣ Level pertama lumayan berat, terutama untuk Quin. 2 tanjakan dengan kemiringan yang lebih dari 70 derajat membuat Quin menyerah di awal. Sempat digendong pada tanjakan pertama dan stengah tanjakan ke dua, namun akhirnya misi hiking bisa terselesaikan dengan baik walau beberapa kali tertinggal karena perhatiannya terpecah oleh tumbuhan putri malu yang sepanjang jalan dia sentuh. Kalau Zena sudah bisa mengikuti ritme langkah kakak-kakak nya.⁣ ⁣ Tapi, kakak-kakak nya keren loh..mereka saling membantu untuk menuntun saat di turunan terjal atau menyebrangkan 2  bocah yang ikut hiking.⁣ Track nya lumayan menantang, apalagi untuk anak usia 5 tahun. Sebanyak 8 kali menyebrang sungai, naik turun di jalanan yang cukup terjal dengan tanah yang basah, jalan setapak yang sisi kanan ny...

BUBUK GORENGAN

⁣⁣ Sepulang jemput Quin, melewati tukang gorengan. Merogoh saku celana nyelip uang 5 ribu perak. Niatnya mau dibelikan gorengan aja, lumayan ganjel perut.⁣⁣ ⁣⁣ 👩: "Mas..beli gorenganlah marebueun.."⁣⁣ 👨: "Naon wae?"⁣⁣ 👩: "Eta weh bala-bala jeung molen"⁣⁣ Lalu penjual gorengan memasukan bala-bala dan molen ke dalam kantong kertas.⁣⁣ ⁣⁣ 👩: "Loba-loba teuing mas? Marebueun weh"⁣⁣ 👨: "Geus bae, rek balik da. Kagok saeutik deui"⁣⁣ 👩: "Eta atuh bubuk gorengan dibeli ku saya. Sabarahaeun?"⁣⁣ 👨: "Aslina rek dibawa balik ieu?"(Sambil nunjuk bubuk gorengan)⁣⁣ 👩: "Aslina mas. Dipurulukeun kana sangu haneut enakieu mah"⁣⁣ 👨: "Siap"⁣⁣ ⁣⁣ Tak lama kemudian.⁣⁣ 👩: "Jadi sabarahaeun mas?"⁣⁣ 👨: "Nya geus marebu"⁣⁣ 👩: "Eta bubuk gorengan sabarahaeun?⁣⁣ 👨: "Ah bawa weh. Da mun eweuh nu menta mah paling dipiceun"⁣⁣ 👩: " Duh nuhun mas. Sing lan...

SERASA MUDIK⁣

Bolak-balik melihat jam sambil menunggu hujan reda.⁣ Keberangkatan pukul 23.15.⁣ Malam ini mendadak harus naik kereta api.⁣ ⁣ Sesampainya di stasiun, antrean cukup panjang. Kok serasa mudik ya?⁣ Jadi teringat masa lalu sewaktu mudik setiap tahun bersama ibu.⁣ ⁣ Kereta sekarang sudah sangat nyaman. Walaupun kelas ekonomi.⁣ Dulu, saat mudik kami harus siap tidak kebagian tempat duduk.⁣ Berdesak-desakan...panas...berisik...bau rokok...dan bau sagala rupa.⁣ ⁣ Duduk di lantai kereta sudah biasa. Diiringi pedangang yang mondar mandir.⁣ Ceeeeel...peceeelll...⁣ Miiieee poooop mieee...⁣ Ayam chicken...ayam chicken...⁣ Qua...qua...qua...⁣ Mijoon..mijoon..mijoon...⁣ Daaaan segala rupa barang dagangan.⁣ ⁣ Selain itu, pengamen dengan lagu yang long lastingnya mengiringi perjalanan yang serba prihatin. ⁣ ⁣ Yaah...walaupun kondisinya seperti diatas, namun sepadan dengan kondisi keuangan yang terbatas. Makanya cuma bisa naik kereta api ekonomi yang tarifnya cuma 20 ribu (Bandun...