Langsung ke konten utama

Tips Mudik Asyik Bersama Anak-anak


Mudik..."mulang ka udik" alias pulang kampung. Ada yang belum pernah merasakan "asyik" nya mudik? Rasanya nano-nano lhooo...apalagi mudik jarak jauh dan bareng bocils.

Banyak hal yang harus dipersiapkan berkaitan dengan mudik bareng bocils lho...diantaranya adalah :

1. Kondisi badan harus sehat
Bayangkan...kalau kondisi badan sedang kurang sehat atau disebut juga "ga enak badan" (dibumbuin ajaaa...😀) pasti ya rasanya ga karuaaaan...jangankan perjalanan jauh...buat keluar rumah aja sudah oleng kapten!!. Jadi, persiapkan dengan baik kondisi tubuh yang vit.Terutama bagi yang membawa kendaraan sendiri alias jadi supir. kalau saya sih cukup nyiapin bantal buat merem di mobil...😀😝. Anak-anak juga harus sehat lho ya...supaya dapat menikmati perjalanan dan tidak rewel.

2. Siapkan Makanan Kesukaan Anak-anak
Perjalanan jauh sangat mungkin menyebabkan jenuh dan lapar. Nyemil adalah salah satu pengalihan kedua rasa tersebut. Oleh karena itu siapkan camilan-camilan kesukaan anak-anak. Hal ini bisa menghemat pengeluaran dan waktu juga. Coba bayangkan kalau tidak ada camilan atau makanan di mobil, sedikit-sedikit jajan, sedikit-sedikit berhenti. Bisa bangkrut deh selama di perjalanan.

3. Membawa Mainan Favorit Anak-anak
Anak-anak pastinya senang dengan yang namanya bermain. Di kala mudik jarak jauh, kendaraan harus bisa menjadi arena bermain juga. Saya pernah merasakan mudik selama 36 jam perjalanan. Orang dewasa aja galau dibuatnya, apalagi anak2. Kalau tidak ada antisipasi bisa koprol dan guling-guling. Kalau saya paling senang membawakan boneka karena bisa multifungsi. Jadi mainan oke, jadi bantal pun bisa.

4. Kondisikan kendaraan (mobil) menjadi kasur berjalan
Naaaah...ini nih yang saya anggap paling penting. Selama di perjalanan anak-anak akan lebih banyak tidur. Bukan anak-anak aja sih, emaknya juga 😄. Maka dari itu kondisikan mobil sebagai kasur yang nyaman. Sekarnag banyak sih yang jual kasur mobil. Tapi harga nya itu bok! Bisa buat beli bensin mudik bolak balik. Saya sih pakai perlengkapan yang sudah ada saja. 2 helai bedcover dilipat dan ditumpuk. Supaya bawahnya rata bagaimana? Pakai juga dong barang yang sudah ada. Simpan tas pakaian yang tentunya berisi pakaian di sela-sela kursi mobil. Lalu lengkapi dengan bantal dan boneka kesukaan anak-anak disertai dengan selimut. Jadi deh kasur instan murah meriah nan nyaman.

5. Atur suhu di dalam mobil
Sesuaikan suhu AC agar tidak terlali dingin. Terutama jika malam hari. Kalau pagi hari, kita bisa matikan AC dan buka jendela mobil secukupnya karena udara masih segar. Apalagi kalau posisi sudah di kampung halaman yang di kanan kirinya sawah terbentang. Syegaaaar....

Demikianlah tips mudik asyik bersama anak-anak kali ini. Semoga bermanfaat.

*Bismillah...otw Madiun....semoga lancaaarrr...


#cikiciiiwww!!





Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSUHAN SAMPIT (DAYAK VS MADURA) SALAH SATU ANCAMAN “HUMAN SECURITY’

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.    Faktor Pemicu Kerusuhan Sampit Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi antara Suku Dayak dan Madura sejak berdirinya Kalimantan Tengah . Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah. Suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan. Konflik Sampit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di Indonesia, berawal pada Februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun itu. Konflik ini dimulai di kota Sampit, Kalimantan Tengah dan meluas ke selu...

Manfaat Pencak Silat untuk Anak Usia Dini

"Anak saya masih TK, boleh ga ikut latihan bela diri?" "Duh anak saya aman ga ya kalau ikut latihan silat? Takutnya dia jadi suka pukul temannya." "Wah bahaya banget deh anak kecil udah ikut latihan silat?" Pertanyaan diatas adalah contoh kekhawatiran orang tua atau masyarakat pada umumnya tentang keikutsertaan anak usia dini dalam aktivitas beladiri, khususnya pencak silat. Padahal, pencak silat bukan sekedar bela diri. Ulasan manfaat pencak silat secara umum sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya. Silahkan kunjungi link http://cikizentukangetik.blogspot.co.id/2017/11/manfaat-silat-bukan-sekedar-untuk-bela.html?m=1 . Kali ini tulisan saya khusus mengulas manfaat pencak silat untuk anak usia dini. Saya mulai melatih pencak silat anak usia dini sejak tahun  2008 di  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri . Tak terasa, ternyata sud ah hampir 10 tahun. Dalam perjalannya saya selalu belajar dari anak-anak dan orang tua mereka. B...

DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DI INDONESIA (ANALISIS PERSPEKTIF LIBERALISME)

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.   Latar Belakang Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II membuat Jepang harus membenahi diri guna membangun kembali negaranya dan mengembalikan citra negaranya di dunia Internasional. Kekalahan perang berdampak pada evolusi yang dilakukan n egara itu sendiri, yakni adanya perubahan dalam diplomasi publik. Sebelumnya Jepang terkenal dengan kekuatan militernya, Jepang bahkan melakukan penjajahan di beberapa n egara, mulai dari China, Korea bahkan Indonesia. Dampak dari penjajahan Jepang terhadap beberapa Negara di Asia membawa citra Jepang kian terpuruk sehingga pasca Perang Dunia II, Jepang berusaha untuk merevitalisasi diplomasinya yakni dengan cara yang lebih soft dengan tidak menggunakan militer. Perubahan kebijakan diplomasi ini terkait dengan Deklarasi Postdam yang menyatakan Jepang dilarang menggunakan kekuatan militernya tetapi diizinkan untuk melakukan perdagangan bebas. Berdasarkan isi Deklarasi Postdam maka Jepang b...