Langsung ke konten utama

HIKMAH ANGKOT TIDAK BEROPERASI


#repostFB090317

Tadi pagi pakai gojek ke tempat kerja (biasanya sy ngangkot).. Di perjalanan drivernya cerita bahwa pagi tadi dia nggojek teu ereun-ereun... Baru drop.. Pick up lg... Alhamdulillah atuh ya pak....

Nah... Waktunya pulang... Order gojek susaaaaaaah.... Pasti lagi banyak peminatnya... Teman2 pun sama... Order gojek ga dapat2...

akhirnya... Memutuskan jalan kaki saja...
lumayan lah..  Olga sore dari Setiabudi - Dago...mumpung sore cerah jg...

Baru beberapa meter berjalan... Di depan mata terlihat bapak tua menggung beban...

Jleb!!  Tiba tiba dada terasa sesak... Lalu saya menarik napas panjang... Saat membuang napas... Malah pengen meweek... 😭😭
*lalu reflek saja meg-On kan kamera...

Tiba2 terasa ada yang berbisik... "Kalau melewati bapak itu, Berhenti!!!"

Berhentilah saya di depan sang bapak yang ternyata menjual perabotan...saya sempat bingung...apa yang mau dibeli...tetiba mata tertuju pada celengan plastik..langsung saya membelinya... Oleh2 buat bocahs di rumah...
Sang bapak pun begitu berbinar saat saya membayar celengan tersebut... Alhamdulillah...

****

Selama ini saya mencari rezeki lebih banyak duduk,  lebih banyak menggunakan jari tangan yang bergerak diatas laptop.... Tapi bapak ini... Di usia yang tidak muda lagi... Harus berjalan setiap hari menanggung beban di pundak... Berpacu dengan lalu lalang kendaraan di jalan Raya... Berpacu dengan polusi di jalan Raya... Ditempa panas dan hujan..

Tapi... Walau pekerjaannya seperti diatas... Sang bapak selalu bugar... (Saya sering melihat sang bapak menanggung dagangannya)...

Jalan kaki itu olah raga yang paling sederhana... Murah meriah... Bahkan gratis...
Hanya harus lebih hati2 saja jika di jalan Raya...
Saya sendiri merasakan jalan kaki manfaatnya besar untuk kesehatan...
Tidak ketergantungan juga dengan kendaraan...

Kejadian hari ini... Menjadikan saya termotivasi untuk memperbanyak jalan kaki lagi... Minimal untuk jalur yang tidak terlalu jauh dan jika tidak terburu-buru...terus terang... Belakangan jd agak malas jalan kaki... *rada ketergantungan sama yang online2...heuheu...

Untuk sang bapak penjual perabotan... Sehat selalu dan tetap semangaaaaat!!! Terima Kasih telah menjadi motivator saya sore ini...

Untuk supir angkot yang tidak beroperasi... Terima Kasih untuk hari iniiiii... semoga ada jalan terbaik untuk ikhtiar kali ini... Karena semua tujuannya sama... Mencari rezeki yang halal dan berkah...

Untuk para driver ojek yang di sepanjang jalan menawarkan jasa nya... Maafkan, sy sedang olah raga sore... Hehe...

#cikiciiiiiw!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSUHAN SAMPIT (DAYAK VS MADURA) SALAH SATU ANCAMAN “HUMAN SECURITY’

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.    Faktor Pemicu Kerusuhan Sampit Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi antara Suku Dayak dan Madura sejak berdirinya Kalimantan Tengah . Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah. Suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan. Konflik Sampit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di Indonesia, berawal pada Februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun itu. Konflik ini dimulai di kota Sampit, Kalimantan Tengah dan meluas ke selu...

Manfaat Pencak Silat untuk Anak Usia Dini

"Anak saya masih TK, boleh ga ikut latihan bela diri?" "Duh anak saya aman ga ya kalau ikut latihan silat? Takutnya dia jadi suka pukul temannya." "Wah bahaya banget deh anak kecil udah ikut latihan silat?" Pertanyaan diatas adalah contoh kekhawatiran orang tua atau masyarakat pada umumnya tentang keikutsertaan anak usia dini dalam aktivitas beladiri, khususnya pencak silat. Padahal, pencak silat bukan sekedar bela diri. Ulasan manfaat pencak silat secara umum sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya. Silahkan kunjungi link http://cikizentukangetik.blogspot.co.id/2017/11/manfaat-silat-bukan-sekedar-untuk-bela.html?m=1 . Kali ini tulisan saya khusus mengulas manfaat pencak silat untuk anak usia dini. Saya mulai melatih pencak silat anak usia dini sejak tahun  2008 di  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri . Tak terasa, ternyata sud ah hampir 10 tahun. Dalam perjalannya saya selalu belajar dari anak-anak dan orang tua mereka. B...

DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DI INDONESIA (ANALISIS PERSPEKTIF LIBERALISME)

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.   Latar Belakang Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II membuat Jepang harus membenahi diri guna membangun kembali negaranya dan mengembalikan citra negaranya di dunia Internasional. Kekalahan perang berdampak pada evolusi yang dilakukan n egara itu sendiri, yakni adanya perubahan dalam diplomasi publik. Sebelumnya Jepang terkenal dengan kekuatan militernya, Jepang bahkan melakukan penjajahan di beberapa n egara, mulai dari China, Korea bahkan Indonesia. Dampak dari penjajahan Jepang terhadap beberapa Negara di Asia membawa citra Jepang kian terpuruk sehingga pasca Perang Dunia II, Jepang berusaha untuk merevitalisasi diplomasinya yakni dengan cara yang lebih soft dengan tidak menggunakan militer. Perubahan kebijakan diplomasi ini terkait dengan Deklarasi Postdam yang menyatakan Jepang dilarang menggunakan kekuatan militernya tetapi diizinkan untuk melakukan perdagangan bebas. Berdasarkan isi Deklarasi Postdam maka Jepang b...