Langsung ke konten utama

BALADA ANAK PEREMPUAN

Ini harusnya cerita kemarin... (Mau bercerita disini keburu lelah... *Hayati lelah baaang...)

Sepertinya makan soto ayam kemarin (sarapan dan maksi nya soto ayam di tempat yg berbeda) adalah pertanda akan mendapat sesuatu....

sore hari... rutinitas saya ya jemput bocils di daycare...
Dari gerbang daycare... Wangi minyak telon sudah tercium syegaaar... Itu fenomena yang biasa...
Di balik kaca daycare... ada anak yang berdiri menunggu para penjemput tiba... Itu pun fenomena yang biasa...
Masuk daycare disambut keceriaan dan pelukan bocah-bocah... Itu juga biasa...

Tapiiii... Kemarin itu menjadi luar biasa...
Saat setelah sambutan bocah-bocah,  disambung dengan sambutan gadis kecil berkerudung dengan bibir pink merona... Khanza namanya.... * Aaaaw... Aku terkejut.... 😱😱

Tak lama kemudian... Ada gadis kecil lain berbaju merah yang ujug-ujug nyuruntul datang dari pojokan... Samaaa... Bibirnya pun pink merona.... namanya Alzena.
.*aaaaw... Aku terkejut lagi... 😱😱😂😂

Daaan yang terakhir... Ada gadis kecil yang sekarang udah SD.... Samaaaaaaa... Bibirnya pink merona pulaaaaa....namanya Kayra....*ahaaaaaa
..klo yang ini udah ga terkejut lagi.... Hihihi... Karena pasti dia lah penatariasnya.... 💄💄💄💄👰👰👰Teteh kayra buka program beauty class tampaknya... Hihi...
Tiga gadis cilik itu senyam senyum.
Bikin pengen ngakak... 😂😂😂

Duh yaaa... Punya anak perempuan...urusan dangdan2an kayaknya emang hobi...
Di rumah pun lipem setip jadi korban... Dipake emaknya paling sering seminggu sekali... Paling lama tak terdefinisi... Tergantung undangan ....sama anak "gadis" mah lipen setip abis dalam waktu 30 menit... Berikut bentuknya yang tragis... 😅😅😅

Udah gede nanti... Jangan kebanyakan dangdan deh ya... Make up mahal cyiiint...😀😀😀😀
kayak emaknya aja... Pake seperlunya... (Tergantung undangan) 

*itu anak yang sebelah kiri untung belum terkontaminasi... Hihihi

#cikiciiiiw!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSUHAN SAMPIT (DAYAK VS MADURA) SALAH SATU ANCAMAN “HUMAN SECURITY’

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.    Faktor Pemicu Kerusuhan Sampit Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi antara Suku Dayak dan Madura sejak berdirinya Kalimantan Tengah . Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah. Suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan. Konflik Sampit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di Indonesia, berawal pada Februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun itu. Konflik ini dimulai di kota Sampit, Kalimantan Tengah dan meluas ke selu...

Manfaat Pencak Silat untuk Anak Usia Dini

"Anak saya masih TK, boleh ga ikut latihan bela diri?" "Duh anak saya aman ga ya kalau ikut latihan silat? Takutnya dia jadi suka pukul temannya." "Wah bahaya banget deh anak kecil udah ikut latihan silat?" Pertanyaan diatas adalah contoh kekhawatiran orang tua atau masyarakat pada umumnya tentang keikutsertaan anak usia dini dalam aktivitas beladiri, khususnya pencak silat. Padahal, pencak silat bukan sekedar bela diri. Ulasan manfaat pencak silat secara umum sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya. Silahkan kunjungi link http://cikizentukangetik.blogspot.co.id/2017/11/manfaat-silat-bukan-sekedar-untuk-bela.html?m=1 . Kali ini tulisan saya khusus mengulas manfaat pencak silat untuk anak usia dini. Saya mulai melatih pencak silat anak usia dini sejak tahun  2008 di  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri . Tak terasa, ternyata sud ah hampir 10 tahun. Dalam perjalannya saya selalu belajar dari anak-anak dan orang tua mereka. B...

Terjebak Nostalgia Jatinangor Babak 1 (Cerita Kampus)

sumber foto: bce.unpad.ac.id Hari Sabtu 2 minggu yang lalu menghadiri kegiatan Pendas PDUP sebagai pemateri. Menikmati suasana sekitar sekre PDUP membuat ingatan di masa lampau menari-nari di kepala. Terlalu banyak cerita tentang Jatinangor. Namun yang pasti ada 3 kenangan yang menjadi bagian hidup di Jatinangor  yaitu kampus, Perisai Diri dan Kompleks UKM. Semuanya terpatri di hati karena semuanya adalah bagian perjuangan untuk bisa menjadi “saya” yang sekarang. Bertemu dengan Jatinangor pada tahun 2002, beberapa waktu setelah pengumuman kelulusan SNMPTN diumumkan serentak. Kala itu saya mendapat informasi dari tetangga yang memiliki akses internet. Maklum tahun 2002 saya belum mengenal internet, handphone pun belum punya. Pak tetangga mengetuk pintu jam 10 malam hanya untuk menginfokan nama saya ada dalam pengumuman kelulusan. FYI, dulu pilihan saya adalah Antropologi UNPAD dan Bahasa Indonesia UPI. Tetapi saya ingin masuk UNPAD  bukan karena jurusannya, melain...