Langsung ke konten utama

Postingan

BUBUK GORENGAN

⁣⁣ Sepulang jemput Quin, melewati tukang gorengan. Merogoh saku celana nyelip uang 5 ribu perak. Niatnya mau dibelikan gorengan aja, lumayan ganjel perut.⁣⁣ ⁣⁣ 👩: "Mas..beli gorenganlah marebueun.."⁣⁣ 👨: "Naon wae?"⁣⁣ 👩: "Eta weh bala-bala jeung molen"⁣⁣ Lalu penjual gorengan memasukan bala-bala dan molen ke dalam kantong kertas.⁣⁣ ⁣⁣ 👩: "Loba-loba teuing mas? Marebueun weh"⁣⁣ 👨: "Geus bae, rek balik da. Kagok saeutik deui"⁣⁣ 👩: "Eta atuh bubuk gorengan dibeli ku saya. Sabarahaeun?"⁣⁣ 👨: "Aslina rek dibawa balik ieu?"(Sambil nunjuk bubuk gorengan)⁣⁣ 👩: "Aslina mas. Dipurulukeun kana sangu haneut enakieu mah"⁣⁣ 👨: "Siap"⁣⁣ ⁣⁣ Tak lama kemudian.⁣⁣ 👩: "Jadi sabarahaeun mas?"⁣⁣ 👨: "Nya geus marebu"⁣⁣ 👩: "Eta bubuk gorengan sabarahaeun?⁣⁣ 👨: "Ah bawa weh. Da mun eweuh nu menta mah paling dipiceun"⁣⁣ 👩: " Duh nuhun mas. Sing lan...

SERASA MUDIK⁣

Bolak-balik melihat jam sambil menunggu hujan reda.⁣ Keberangkatan pukul 23.15.⁣ Malam ini mendadak harus naik kereta api.⁣ ⁣ Sesampainya di stasiun, antrean cukup panjang. Kok serasa mudik ya?⁣ Jadi teringat masa lalu sewaktu mudik setiap tahun bersama ibu.⁣ ⁣ Kereta sekarang sudah sangat nyaman. Walaupun kelas ekonomi.⁣ Dulu, saat mudik kami harus siap tidak kebagian tempat duduk.⁣ Berdesak-desakan...panas...berisik...bau rokok...dan bau sagala rupa.⁣ ⁣ Duduk di lantai kereta sudah biasa. Diiringi pedangang yang mondar mandir.⁣ Ceeeeel...peceeelll...⁣ Miiieee poooop mieee...⁣ Ayam chicken...ayam chicken...⁣ Qua...qua...qua...⁣ Mijoon..mijoon..mijoon...⁣ Daaaan segala rupa barang dagangan.⁣ ⁣ Selain itu, pengamen dengan lagu yang long lastingnya mengiringi perjalanan yang serba prihatin. ⁣ ⁣ Yaah...walaupun kondisinya seperti diatas, namun sepadan dengan kondisi keuangan yang terbatas. Makanya cuma bisa naik kereta api ekonomi yang tarifnya cuma 20 ribu (Bandun...

WEFIE⁣

Foto ini ditemukan di galeri HP seletah melatih bocils. ⁣ Entah kapan difotonya. Pokoknya luput dari pandangan.⁣ Melatih bocils ini harus punya jurus seribu mata, seribu tangan dan seribu kaki.⁣ ⁣ Saat sedang handle 1 atau 2 anak, sisanya bisa tiba-tiba melakukan hal diluar dugaan. Ada yang sembunyi di bawah meja, ada yang sembunyi di balik pintu, ada yang guling-guling, ada yang asyik sendiri di pojokan, ada yang ngambek karena konflik sama temannya, ada yang nangis karena diisengin temennya, ada yang tiba-tiba menghilang dari ruangan, dan maaaasih banyak lagi.⁣ ⁣ Saat situasi tidak terkendali, biasanya mereka diharuskan duduk berbaris baris dalam beberapa hitungan. ⁣ "Ayooo semunyanya buat duduk yang rapiiii...bunda hitung sampai limaaaa!! Satuu.....duaaaa...tigaaaaa...empaaaat...limaaaaaa!" (Diiringi riuh rendah bocils yang berlari membentuk barisan).⁣ ⁣ Setelah semua duduk rapi, barulah peraturan berlatih kembali diingatkan. ⁣ 👩: "Kalau sedang berlatih,...

LIHATLAH SEKELILINGMU

Kami diundang salah satu relawan  untuk menampilkan Silat Perisai Diri di hadapan anak-anak yang mengikuti kegiatan di Rumah Belajar Sahaja Ciroyom. Lalu saya bertanya, siapa mereka? Para pelajar kah?. Sang relawan bercerita bahwa pesertanya adalah anak-anak di lingkungan Pasar Ciroyom yang biasanya menjadi kuli angkut, pengamen jalanan, dan yang jelas mereka tidak bersekolah. Beberapa anak yatim piatu. Usianya mulai dari 4 - 27 tahun. Mereka terbiasa "ngelem".  Kondisi lingkungan membuat mereka seperti itu. Pabrik lem di pasar tersebut semakin menyulitkan mereka untuk berhenti dari kebiasaan buruknya. Kegiatan dilakukan setiap Sabtu sore di parkiran atas Pasar Ciroyom. Menurut informasi yang didapatkan dari beberapa relawan yang menjadi mentor disana, Open Recruitment mentor dilakukan setahun sekali dan mereka berasal dari kalangan mahasiswa maupun umum. Dana operasional diperoleh dari donatur dan hasil danus. Lalu saya tertarik mencari informasi melalui internet....

"TERPANGGIL"

Melihat bapak ini, saya "terpanggil". Lalu saya perhatikan beberapa orang yang lewat, mereka pun "terpanggil". Di bawah terik matahari. Ditemani payung berwarna biru. Menjajakan tisue seharga 5 ribu rupiah 2 bungkus. Beberapa orang mendekatinya dengan sopan. Bukan hanya membeli tisue nya, namun juga memberi makanan dan minuman. Alhamdulillah ya pak, masih banyak orang baik di sekitar kita. Usaha bapak lebih mulia dari pada mengemis. Entah apa latar belakang bapak berada di tempat ini. Semoga bapak selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang barokah. Terima kasih atas pelajarannya hari ini pak, sehingga kami "terpanggil" dan semoga kami juga selalu bersyukur atas apapun. #30haribercerita #30hbc2017 @30haribercerita

AYO KITA KEJAR KAK!⁣ ⁣

Dia sudah mulai memiliki banyak pilihan.⁣ Dia sudah mulai ingin mencoba hal-hal yang baru.⁣ Dia sudah mulai menikmati hapalannya.⁣ Dia sudah mulai senang mengoleksi medali.⁣ Dia sudah mulai bisa membimbing adiknya.⁣ Dia sudah mulai mejalankan perannya sebagai kakak yang baik.⁣ ⁣ Setiap sedang menghapal, adiknya akan diberi buku yang sama dengan jilid yang lebih rendah dari punyanya seraya berkata, "Ayo Quin belajar bareng kakak! Kan udah mau SD".⁣ ⁣ Setiap menyiapkan baju, adiknya diajak turut serta memilih sambil berkata, "Quin, pake baju ini mau? biar kembaran".⁣ ⁣ Kalau membeli makanan atau barang lain, kakak sering ingat adiknya, "Quin beliin juga ya bun?". ⁣ ⁣ Jika dia lapar dan ingin memasak lauk sendiri, adiknya selalu ditanya, "Quin mau dibikinin apa? nugget, sosis atau telor?".⁣ ⁣ Walau seringkali bertengkar dengan sang adik, kamu selalu berusaha menjadi kakak yang baik. ⁣ ⁣ Apapun yang kakak mau, selama itu baik, ber...

TURUN KELAS BPJS KESEHATAN

Kenaikan iuran BPJS di awal tahun 2020 menyebabkan kehebohan di dunia nyata maupun dunia maya. Responnya sangatlah beragam, ada yang mengeluh, kaget, sedih, kecewa, menghujat, membela, serta respon lain yang kadang bikin ngelus dada atau hanya nyengir kuda. Saya berusaha untuk menahan diri untuk tidak merespon secara berlebihan karena saya pribadi (beserta keluarga) mendapat manfaat dari keikutsertaan BPJS kesehatan ini. Harapannya selalu ingin sehat, tapi dikala ada kejadian di luar kehendak kita terkait masalah kesehatan, BPJS sangat membantu. Memang sih walau sudah tahu awal tahun akan ada kenaikan 100%, saat bayar kok rasanya nyesek banget 😀. Naiknya 200 ribu gitu lho. Tapi dari pada ngedumel, misuh-misuh dan ngeluh, lebih baik cari solusi dong. Baca berita, banyak info yang menyarankan untuk turun kelas BPJS Kesehatan jika merasa keberatan dalam pembayaran di tarif yang baru. Bahkan saran tersebut disampaikan oleh pemerintah. Tenang, semua ada solusinya. Berikut adalah...