Langsung ke konten utama

WEFIE⁣


Foto ini ditemukan di galeri HP seletah melatih bocils. ⁣
Entah kapan difotonya. Pokoknya luput dari pandangan.⁣
Melatih bocils ini harus punya jurus seribu mata, seribu tangan dan seribu kaki.⁣

Saat sedang handle 1 atau 2 anak, sisanya bisa tiba-tiba melakukan hal diluar dugaan. Ada yang sembunyi di bawah meja, ada yang sembunyi di balik pintu, ada yang guling-guling, ada yang asyik sendiri di pojokan, ada yang ngambek karena konflik sama temannya, ada yang nangis karena diisengin temennya, ada yang tiba-tiba menghilang dari ruangan, dan maaaasih banyak lagi.⁣

Saat situasi tidak terkendali, biasanya mereka diharuskan duduk berbaris baris dalam beberapa hitungan. ⁣
"Ayooo semunyanya buat duduk yang rapiiii...bunda hitung sampai limaaaa!! Satuu.....duaaaa...tigaaaaa...empaaaat...limaaaaaa!" (Diiringi riuh rendah bocils yang berlari membentuk barisan).⁣

Setelah semua duduk rapi, barulah peraturan berlatih kembali diingatkan. ⁣
👩: "Kalau sedang berlatih, peraturannya bagaimana?"⁣
👶👶👶 : " Harus tertiiiibbb!! Ga boleh ribuuuut!! Ga boleh lari-lari kalau ga diminta!! Ga boleh pukul dan tendang kalau ga diminta!! Ga boleh main-main!!"⁣
👩: "Pinteeer....jadi nanti latihannya tertib yaaa?"⁣
👶👶👶: " Iyaaa"⁣

2 menit kemudian, kisruh lagi😅😅⁣
Begitulah...ga boleh bosan untuk mengingatkan berulang kali.⁣

Tapi ya...acara wefie nya bocils, baru kali ini terjadi dan benar-benar luput dari pandangan😂😂 (inimah pelatihnya yang teledor nyimpen HP).⁣

Ada yang bilang, wefie lebih banyak memberi  kenangan dari pada selfie.⁣

#30hbc2022⁣
#30haribercerita⁣
@30haribercerita⁣

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSUHAN SAMPIT (DAYAK VS MADURA) SALAH SATU ANCAMAN “HUMAN SECURITY’

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.    Faktor Pemicu Kerusuhan Sampit Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi antara Suku Dayak dan Madura sejak berdirinya Kalimantan Tengah . Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah. Suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan. Konflik Sampit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di Indonesia, berawal pada Februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun itu. Konflik ini dimulai di kota Sampit, Kalimantan Tengah dan meluas ke selu...

Manfaat Pencak Silat untuk Anak Usia Dini

"Anak saya masih TK, boleh ga ikut latihan bela diri?" "Duh anak saya aman ga ya kalau ikut latihan silat? Takutnya dia jadi suka pukul temannya." "Wah bahaya banget deh anak kecil udah ikut latihan silat?" Pertanyaan diatas adalah contoh kekhawatiran orang tua atau masyarakat pada umumnya tentang keikutsertaan anak usia dini dalam aktivitas beladiri, khususnya pencak silat. Padahal, pencak silat bukan sekedar bela diri. Ulasan manfaat pencak silat secara umum sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya. Silahkan kunjungi link http://cikizentukangetik.blogspot.co.id/2017/11/manfaat-silat-bukan-sekedar-untuk-bela.html?m=1 . Kali ini tulisan saya khusus mengulas manfaat pencak silat untuk anak usia dini. Saya mulai melatih pencak silat anak usia dini sejak tahun  2008 di  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri . Tak terasa, ternyata sud ah hampir 10 tahun. Dalam perjalannya saya selalu belajar dari anak-anak dan orang tua mereka. B...

DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DI INDONESIA (ANALISIS PERSPEKTIF LIBERALISME)

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.   Latar Belakang Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II membuat Jepang harus membenahi diri guna membangun kembali negaranya dan mengembalikan citra negaranya di dunia Internasional. Kekalahan perang berdampak pada evolusi yang dilakukan n egara itu sendiri, yakni adanya perubahan dalam diplomasi publik. Sebelumnya Jepang terkenal dengan kekuatan militernya, Jepang bahkan melakukan penjajahan di beberapa n egara, mulai dari China, Korea bahkan Indonesia. Dampak dari penjajahan Jepang terhadap beberapa Negara di Asia membawa citra Jepang kian terpuruk sehingga pasca Perang Dunia II, Jepang berusaha untuk merevitalisasi diplomasinya yakni dengan cara yang lebih soft dengan tidak menggunakan militer. Perubahan kebijakan diplomasi ini terkait dengan Deklarasi Postdam yang menyatakan Jepang dilarang menggunakan kekuatan militernya tetapi diizinkan untuk melakukan perdagangan bebas. Berdasarkan isi Deklarasi Postdam maka Jepang b...