Langsung ke konten utama

ES KRIM

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Di sebuah WA Group
Seminggu sebelum pemotretan,
👩: "Jadinya mau hiking atau foto bersama aja? Mumpung libur yeuh. Tapi kalau hiking mah usum hujan"ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
👧👦👧👦👦👦 : "Bebas teh"
👩 : "Yaudah foto aja dulu ya"
👦👧👦👧👦👧: " kriiik..kriiiik...kriiik." (Ga ada respon)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Tiga hari sebelum pemotretan,
👩 : "Gimana ini? Jadi ga? Kalau jadi hari Minggu aja"
👦 : " Oke teh.."
👦 : " Siap"
👦 : " Inloh" (kata-kata ini sempat membingungkan, ternyata inloh ini singkatan dari Insya Alloh. Dasar kids jaman now)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2 hari sebelum pemotretan,
👩 : " Sok atuh di list dulu yang pasti ikut"
(Bocahs pun mengisi list)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
5 jam sebelum pemotretan,
👧 : "Teh maap ga jadi ikut, belum pulang" (masih liburan)
👧 : "Teh punten saya ga jadi ikut, ga enak badan"
👦👦👦 : "Teh saya ada acara keluarga, ga jadi ikut"
👧👧 : " Teh kita ikut foto boleh kan?"
(5 orang mundur teratur, 3 orang tak ada kabar, 2 orang bergabung)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1 jam sebelum pemotretan,
👩 : " Pada dimana?"
👦 : " Udah di atas teh"
👧👦👧👦: "Otw" (Oh Tungguan Weh)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Di TKP
Saat pemotretan,
👩📷 : "Adik cantiiiik..coba berdirinya jangan nyender ke bunda, geser dikit ya"
👶 : "Ga mau...mau sama bunda" (malah makin nempeel)
👩 : " Ayo geser sedikit..da pinter"
👶 : " Ga mau" (malah manyun)
👩 : " Ayo ah kerja sama..biar fotonya bagus..nanti pulangnya dibeliin es krim" (didukung mba tukang foto dan kakak-kakak nya di belakang buat dibeliin es krim)
👶 : " Bener ya?"
👩 : " Iya, sok nurut"
👶 berbinar-binar dan jadi mudah diarahkan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Selesai pemotretan
Sesampainya di Indo**ret,
👶 : "Aku mau yang ini bun. Es krim stroberi"
👧 : "Aku yang ini, sama yang ini. Dua ya bun" (lah kok malah kakaknya nagih es krim juga? Dua pula😰)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kesimpulan :
👧👦👧👦 ga konsisten
👶 mudah tergoda rayuan
👧 berjiwa entrepreneur
👩 nombok
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
#30hbc2006 #30haribercerita @30haribercerita
#cikiciiiwww!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERUSUHAN SAMPIT (DAYAK VS MADURA) SALAH SATU ANCAMAN “HUMAN SECURITY’

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.    Faktor Pemicu Kerusuhan Sampit Kerusuhan yang terjadi di Sampit hanyalah salah satu rangkaian peristiwa kerusuhan yang terjadi antara Suku Dayak dan Madura sejak berdirinya Kalimantan Tengah . Penduduk Madura pertama tiba di Kalimantan tahun 1930 di bawah program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia. Tahun 2000, transmigran membentuk 21% populasi Kalimantan Tengah. Suku Dayak merasa tidak puas dengan persaingan yang terus datang dari warga Madura yang semakin agresif. Hukum-hukum baru telah memungkinkan warga Madura memperoleh kontrol terhadap banyak industri komersial di provinsi ini seperti perkayuan, penambangan dan perkebunan. Konflik Sampit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di Indonesia, berawal pada Februari 2001 dan berlangsung sepanjang tahun itu. Konflik ini dimulai di kota Sampit, Kalimantan Tengah dan meluas ke selu...

Manfaat Pencak Silat untuk Anak Usia Dini

"Anak saya masih TK, boleh ga ikut latihan bela diri?" "Duh anak saya aman ga ya kalau ikut latihan silat? Takutnya dia jadi suka pukul temannya." "Wah bahaya banget deh anak kecil udah ikut latihan silat?" Pertanyaan diatas adalah contoh kekhawatiran orang tua atau masyarakat pada umumnya tentang keikutsertaan anak usia dini dalam aktivitas beladiri, khususnya pencak silat. Padahal, pencak silat bukan sekedar bela diri. Ulasan manfaat pencak silat secara umum sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya. Silahkan kunjungi link http://cikizentukangetik.blogspot.co.id/2017/11/manfaat-silat-bukan-sekedar-untuk-bela.html?m=1 . Kali ini tulisan saya khusus mengulas manfaat pencak silat untuk anak usia dini. Saya mulai melatih pencak silat anak usia dini sejak tahun  2008 di  Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri . Tak terasa, ternyata sud ah hampir 10 tahun. Dalam perjalannya saya selalu belajar dari anak-anak dan orang tua mereka. B...

DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DI INDONESIA (ANALISIS PERSPEKTIF LIBERALISME)

Oleh : Sintia Catur Sutantri (170820160009) A.   Latar Belakang Kekalahan Jepang pada Perang Dunia II membuat Jepang harus membenahi diri guna membangun kembali negaranya dan mengembalikan citra negaranya di dunia Internasional. Kekalahan perang berdampak pada evolusi yang dilakukan n egara itu sendiri, yakni adanya perubahan dalam diplomasi publik. Sebelumnya Jepang terkenal dengan kekuatan militernya, Jepang bahkan melakukan penjajahan di beberapa n egara, mulai dari China, Korea bahkan Indonesia. Dampak dari penjajahan Jepang terhadap beberapa Negara di Asia membawa citra Jepang kian terpuruk sehingga pasca Perang Dunia II, Jepang berusaha untuk merevitalisasi diplomasinya yakni dengan cara yang lebih soft dengan tidak menggunakan militer. Perubahan kebijakan diplomasi ini terkait dengan Deklarasi Postdam yang menyatakan Jepang dilarang menggunakan kekuatan militernya tetapi diizinkan untuk melakukan perdagangan bebas. Berdasarkan isi Deklarasi Postdam maka Jepang b...